Macam-Macam Kata Depan (Preposisi), Klasifikasi, Serta Contohnya

1. Preposisi Tunggal
Preposisi tunggal adalah preposisi yang hanya terdiri atas satu kata, bentuk preposisi tunggal tersebut dapat berupa (1) kata dasar, misalnya di, ke, dari, dan pada, dan (2) kata berafiks, seperti selama, mengenai, dan sepanjang. (Moeliono, 1998: 294).

a. Preposisi yang Berupa Kata Dasar
Preposisi dalam kelompok ini hanya terdiri atas satu morfem. Berikut adalah contohnya.

akan 
Takut akan kegelapan

antara 
Antara anak dan ibu

b. Preposisi yang Berupa Kata Berafiks
Preposisi dalam kelompok ini dibentuk dengan menambahkan afiks pada bentuk dasar termasuk kelas kata verba, adjektiva, atau nomina. Afiksasi dalam pembentukan itu dapat berbentuk penambahan prefiks, sufiks, atau gabungan kedua-duanya.
1. Preposisi yang berupa kata berprefiks:
a. Bersama : pergi bersama kakak
b. Beserta : ayah beserta ibu
c. Menjelang : pergi menjelang malam
2. Preposisi yang berupa kata bersufiks:
a. Bagaikan : cantik bagaikan bidadari
3. Preposisi yang berupa kata berprefiks dan bersufiks:

a. Melalui 
dikirim melalui pos

b. Mengenai 
berceramah mengenai kenakalan remaja



2. Preposisi Gabungan
Preposisi gabungan terdiri atas (1) dua preposisi yang berdampingan dan (2) dua preposisi yang berkolerasi.
a. Preposisi yang Berdampingan
Preposisi jenis pertama terdiri atas dua preposisi yang letaknya berurutan. Berikut adalah contoh preposisi yang berdampingan.
1) Daripada : menara ini lebih tinggi daripada pohon itu
2) Kepada : buku itu diberikan kepada adik
3) Oleh karena : ia tidak masuk oleh karena penyakitnya
4) Oleh sebab : tanaman itu mati oleh sebab kekeringan
Perlu diperhatikan pemakaian preposisi daripada yang sering disalahgunakan orang. Kata daripada dipakai hanya untuk menyatakan perbandingan dan bukan untuk menyatakan milik, menyatakan asal, atau menghubungkan verba dengan unsur yang mengikutinya.
b. Preposisi yang Berkolerasi
Preposisi gabungan jenis kedua terdiri atas dua unsur yang dipakai berpasangan, tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain. Contoh:
1) antara dia dan adiknya ada perbedaan yang mencolok
2) kami membanting tulang dari pagi hingga petang.
3) seminar itu diadakan dari hari senin sampai dengan kamis minggu depan.
c. Preposisi dan Nomina Lokatif
Suatu preposisi juga dapat bergabung dengan dua nomina asalkan nomina yang pertama mempunyai ciri lokatif. Dengan demikian, kita temukan frasa preposisional, seperti di atas meja, kedalam rumah, dan dari sekitar kampus. Struktur frasa preposisional diatas tampak bahwa atas, dalam, dan sekitar merupakan bagian dari frasa nominal atas meja, dalam rumah, dan sekitar kampus dan bukan frasa gabungan di atas, ke dalam, dan dari sekitar.




Klasifikasi Kata Depan

Kata depan atau preposisi dalam bahasa Indonesia agak terbatas jumlahnya. Kata depan diklasifikasikan sebagai berikut.
1) Kata depan sejati, yaitu di, ke, dari.
2) Kata depan majemuk, yaitu gabungan kata depan sejati tadi dengan kata lain, misalnya: di dalam, di luar, di atas, di bawah, ke muka, kebelakang, dari samping, dari depan, kepada, daripada.
3) Kata depan yang tak tergolong pada (1) dan (2), seperti: tentang, perihal, akan, dengan, oleh, antara, bagi, untuk (Badudu, 1985: 149).
Moeliono dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesiamengklasifikasikan kata depan (preposisi) sebagai berikut.
1) Preposisi tunggal, yaitu preposisi yang hanya terdiri atas satu kata. Bentuk preposisi tunggal tersebut berupa (1) kata dasar, misalnya di, ke, dari, daripada, dan (2) kata berafiks, seperti selama,mengenai, dan sepanjang.
2) Preposisi gabungan, preposisi yang terdiri dari dua unsur atau lebih. Preposisi gabungan terdiri atas (1) preposisi berdampingan dan (2) yang berkorelasi (1998: 288).
Preposisi menurut Abdul Chaer (1998: 122) digolongkan dalam sembilan makna yaitu sebagai berikut.
1. Tempat berada, yaitu preposisi di, pada, dalam, atas, dan antara.
2. Arah asal, yaitu preposisi dari.
3. Arah tujuan, yaitu preposisi ke, kepada, akan, dan terhadap.
4. Pelaku yaitu preposisi oleh.
5. Alat, yaitu preposisi dengan dan berkat.
6. Perbandingan , yaitu prepoisis daripada.
7. Hal atau masalah, yaitu preposisi tentang dan mengenai
8. Akibat, yaitu preposisi hingga/sehingga dan sampai.
9. Tujuan, yaitu preposisi untuk, buat, guna, dan bagi.

sumber:dedd