Cara Menentukan Tebal Plat Lantai


Banyak diantara kita mungkin akan bertanya Tanya ,sebenarnya bagaimana sih menentukan tebal plat lantai itu ?? perlu diketahui bahwa di teknik sipil /engineering/rekayasa tidak ada yang namanya ilmu kira kira , memang disana ada maksud rekayasa namun jangan sampai salah mengartikan arti/makna rekayasa disini adalah lebih cenderung ke cara ,ya cara menentukan masalah dengan solusinya .

Banyak disekeliling kita yang mungkin proyek kecil didesa pastinya tidak akan menghitung hal ini yang penting dikira kira dan biasanya menentuka karena pengalaman dia ,iya kalau beban yang dipikul itu kecil kalau besar sampai ber ton ton bagaimana??

Dengan menggunakan rumus

Rumus Mencari Tebal minimal Plat

Rumus mencari Tebal Maximal Plat

Maka kita cari dengan diketahui
fy = 240

B = Ly/Lx (karena di blog sulit cari simbolnya jadi ini merupakan simbol yang dekat dengan 36 +9B)

ln = ly
Contoh perhitungan tebal plat A
Diketahui : Ly = 400 cm Lx= 300 cm ln= 4000 mm
Mencari h min dengan rumus : B =400 /300=1,33
h min ≥ (0,8+(240/1500 )) = 80 cm Jadi tinggi minimal plat A1= 80 cm

Mencari h max dengan rumus :


Jadi tinggi maximal plat A= 106.667 cm

Tinggi atau tebal plat max ini hanyalah sebagai acuan saja dalam perhitungan , namun kita juga harus ikuti strandart dari SNI dimana mensyaratkan kalau tebal plat atap adalah min 10 cm , dan plat lantai 2 minimal adalah 12 cm , dimana bila perhitungan kita kurang dari itu kita harus menggunakan strandart yang ada,
sekiranya itu yang dapat saya sampaikan ini merupakan rumus sederhana yang digunakan , untuk mempermudah sodara bisa pakai bantuan dengan ms. Exel.

Sumber : rangkumtekniksipil