Macam Macam Gerhana Bulan Beserta Proses Terjadinya


Bulan adalah satelit alam terbesar yang dimiliki oleh bumi. Keberadaan bulan selalu mengelilingi bumi. Setiap planet di Tata Surya memiliki satelitnya masing masing. Bahkan adapula planet yang mempunyai satelit alam lebih dari satu. Tetapi untuk planet bumi hanya memiliki satu jenis satelit alam yaitu Bulan. Satelit tersebut dapat dibagi menjadi macam macam gerhana bulan. Setiap jenis memiliki proses terjadinya gerhana bulan yang berbeda beda. Hal ini dikarenakan posisi bumi, bulan dan matahari juga berbeda. Bulan dapat dikatakan sebagai sumber cahaya dimalam hari. Meskipun bulan tidak dapat memancarkan cahayanya sendiri, tetapi bulan dapat memantulkan cahaya matahari.

Bulan memiliki fase atau bentuknya sendiri, maka dari itu bentuk bulan selalu berubah ubah. Bulan memiliki fase yang berbeda beda karena faktor jarak dan posisi bulan yang berbeda pula. Bulan mengelilingi bumi selama 30 hari dan dapat disebut sebagai 1 bulan. Lalu apa saja macam gerhana bulan itu? Bagaimana proses terjadinya? Kali ini saya akan membahas mengenai macam macam gerhana bulan beserta proses terjadinya gerhana bulan. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Macam Macam Gerhana Bulan Beserta Proses Terjadinya

Gerhana Bulan ialah peristiwa dimana bulan, bumi dan matahari berada di satu garis lurus. Maka dari itu bumi akan menciptakan bayangan yang akan menutupi seluruh atau sebagian bulan. Selain itu bumi juga menghalangi sinar matahari untuk sampai ke bulan. Ada beberapa pendapat bahwa proses terjadinya gerhana bulan lebih sering daripada proses terjadinya gerhana matahari. Namun pendapat tersebut salah. Gerhana matahari terjadi sebanyak 238 kali setiap abad, sedangkan Gerhana Bulan terjadi sebanyak 154 kali setiap abad. Macam macam gerhana bulan dengan macam macam gerhana matahari sangatlah berbeda. Kita lebih sering mengamati gerhana bulan setiap malam hari, hal ini dikarenakan gerhana bulan berlangsung lebih lama daripada gerhana matahari.

Dibawah ini terdapat proses terjadinya gerhana bulan secara umum, yaitu:
Bulan yang awalnya bersinar terang kemudian sedikit demi sedikit tertutup oleh bayangan dan berubah menjadi hitam. Bayangan hitam tersebut berasal dari bumi.
Bulan akan tertutup bayangan semakin lama semakin banyak sampai terlihat sebagian saja dan akan berbentuk seperti sabit.
Setelah bulan berbentuk sabit, kemudian bulan akan sepenuhnya hilang karena tertutup oleh bayangan bumi. Saat itulah kita tidak melihat bulan sama sekali, seperti bulan seakan akan hilang.
Lalu bulan akan terlihat kembali seperti semula dititik awal kita melihatnya pertama kali. Penampakan bulan secara penuh dimulai ketika bentuknya sabit terlebih dahulu kemudian akan terlihat sebagian. Setelah bulan berbentuk sebagian, kemudian akan berubah bentuk menjadi bulan utuh.

Macam Macam Gerhana Bulan

Macam macam gerhana bulan dapat dibagi menjadi tiga yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan penumbra. Berikut penjelasan mengenai masing masing gerhana bulan tersebut:

Gerhana Bulan Total
Macam gerhana bulan yang pertama ialah gerhana bulan total. Proses terjadinya gerhana bulan total ialah ketika bulan berada ditengah tengah daerah umbra. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat gambar dibawah ini:
Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Sebagian
Macam gerhana bulan selanjutnya ialah gerhana bulan sebagian. Proses terjadinya gerhana bulan sebagian ialah ketika bulan terletak ditengah tengah umbra dan penumbra. Terdapat sebagian sinar yang sampai ke permukaan bulan. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat gambar dibawah ini:
Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan Penumbra
Macam gerhana bulan selanjutnya ialah gerhana bulan penumbra. Proses terjadinya gerhana bulan penumbra ialah ketika bulan terletak didaerah penumbra. Bulan akan terlihat suram. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat gambar dibawah ini:
Gerhana Bulan Penumbra
Ketika terjadinya gerhana bulan total, bulan akan tampak kemerahan karena berkaitan dengan atmosfer. Semakin merah warna bulan, maka semakin kuat pula tingkat polusi yang terjadi di atmosfer. Sebenarnya gerhana bulan memiliki warna asli gelap. Namun karena atmosfer maka kita dapat melihat gerhana bulan tersebut. Atmosfer akan melakukan pembiasan cahaya matahari dan akan membiaskan panjang gelombang yang awalnya berwarna biru berubah menjadi warna merah.

Demikianlah penjelasan mengenai macam macam gerhana bulan beserta proses terjadinya gerhana bulan. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda. Terima kasih.

Sumber : Materi4belajar